
Melalui panen raya ini, pihak Lanud Rsn juga membuktikan komitmennya dalam mengoptimalkan setiap jengkal potensi lahan tidur yang dimiliki. Langkah ini diambil untuk mendongkrak produktivitas satuan sekaligus memberikan nilai tambah bagi lingkungan internal pangkalan militer tersebut.
Marsma TNI Abdul Haris menambahkan, hasil panen satu ton lele ini tidak hanya dialokasikan untuk konsumsi jajaran personel Lanud. Sebagian dari hasil tersebut juga akan disalurkan kepada warga sekitar sebagai upaya pemenuhan gizi dan ketersediaan sumber protein hewani.
"Selain dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan internal, hasil panen juga dapat memberikan kontribusi positif dalam menjaga ketersediaan sumber protein bagi masyarakat sekitar. Kami berharap kegiatan ini bisa menjadi contoh konkret pemanfaatan lahan produktif bagi instansi lain," pungkas Danlanud.
Melalui keberhasilan program ketahanan pangan ini, Lanud Roesmin Nurjadin tidak hanya menunjukkan taringnya sebagai satuan pertahanan udara yang tangguh. Lebih dari itu, mereka juga membuktikan peran aktifnya sebagai komponen bangsa yang peduli terhadap kesejahteraan sosial dan penguatan pangan di daerah.[]mcr