
Ia menegaskan, kepengurusan periode mendatang akan diarahkan pada penguatan kolaborasi antardosen dan antarperguruan tinggi, terutama dalam bidang penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta publikasi ilmiah.
“Ke depan, kita ingin memperkuat sinergi antaranggota, memperbanyak forum ilmiah, seminar, dan diskusi akademik, serta mendorong lahirnya karya-karya ilmiah yang dapat menjadi rujukan dalam menjawab berbagai persoalan ketatanegaraan dan administrasi negara, baik di tingkat daerah maupun nasional,” katanya.
Menurut Maxaxai, APHTN-HAN juga harus mampu mengambil peran lebih luas sebagai mitra strategis pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan dalam memberikan pandangan akademik terhadap dinamika perkembangan hukum yang terus bergerak.
“Sebagai organisasi profesi akademik, kita memiliki tanggung jawab moral dan intelektual untuk menghadirkan gagasan-gagasan yang konstruktif. APHTN-HAN harus hadir memberikan perspektif keilmuan dalam proses pembangunan hukum yang berkeadilan, demokratis, dan berpihak pada kepentingan masyarakat,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Muswil IV APHTN-HAN Riau, Dr. Aryo Akbar, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dan menyukseskan pelaksanaan musyawarah wilayah tersebut.