
Dalam sesi diskusi, sejumlah mahasiswa menyoroti kontribusi perusahaan perkebunan terhadap peningkatan ekonomi masyarakat sekitar.
Mereka menilai masih diperlukan pengawasan terhadap pelaksanaan kewajiban perusahaan, termasuk penyediaan kebun masyarakat sebagaimana diatur dalam regulasi perkebunan.
Melalui seminar tersebut, JMSI mendorong terciptanya pengelolaan industri sawit yang berkelanjutan, berorientasi pada kepastian hukum, serta memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat dan lingkungan di Provinsi Riau.
Kegiatan ini juga didukung oleh PT Pertamina Hulu Rokan, BRK Syariah, PT EMP, APRIL/PT RAPP, PT Elnusa Petrofin, PT Pulau Sambu, PTPN IV Regional III, Pemkab Pelalawan, Pemkab Kuansing, Pemko Pekanbaru, Pemprov Riau dan Kodam XIX/Tuanku Tambusai. []rls