
Ketua AMIDA DKI Jakarta, Yiyok T. Herlambang, menyambut baik kolaborasi tersebut dan menegaskan kembali komitmen Jakarta untuk memperkuat museum sebagai ruang pembelajaran publik.
“SDG Corner di Museum Bahari telah menunjukkan bahwa museum dapat menjadi ruang bagi masyarakat untuk belajar tentang pembangunan berkelanjutan dan peran mereka dalam mewujudkannya. Melalui inisiatif ini, kami berharap semakin banyak museum di Jakarta yang mengintegrasikan SDGs ke dalam program-programnya dan menjadi mitra aktif dalam membangun kota yang lebih inklusif, tangguh, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Dampak dari inisiatif ini telah dirasakan langsung oleh Museum Bahari Jakarta.
“Melalui SDG Corner, kami melihat bagaimana isu-isu global dapat dikomunikasikan dengan cara yang lebih dekat dan mudah dipahami oleh masyarakat. Kami berharap pengalaman Museum Bahari sebagai pelopor konsep SDG Corner dapat menjadi rujukan bagi museum-museum lain dalam mengintegrasikan SDGs ke dalam pameran, program edukasi, dan pelibatan masyarakat,” kata Mis’ari, Kepala Unit Pengelola Museum Kebaharian Jakarta.
Sementara itu, Ketua Direktur Eksekutif Musee ID Nofa Farida Lestari, menegaskan kembali komitmen komunitas museum dalam mendukung agenda pembangunan berkelanjutan.