
Menyadari bahaya yang mengintai, Herman dengan sigap mengambil keputusan krusial.
Ia melompat naik ke atas alat berat, menghidupkan mesin, dan menyalakan seluruh lampu penerangan berdaya tinggi.
Sorot cahaya terang benderang itu langsung diarahkan ke arah titik suara di tepi kanal. Saat itulah pemandangan mencekam terlihat jelas, seekor harimau Sumatera sedang mencengkram dan memegang tubuh Hari untuk diseret masuk ke dalam hutan.
Diduga terkejut dan silau oleh kilatan cahaya lampu alat berat yang sangat terang, si raja hutan tersebut mendadak melepaskan gigitannya.
Harimau itu langsung berbalik arah dan menghilang ke dalam lebatnya hutan malam.