
Hingga saat ini, keberadaan Jembatan Garuda telah memperkuat konektivitas sekitar 155 desa dan kelurahan serta memberikan manfaat kepada kurang lebih 119.592 jiwa. Akses menuju 138 sekolah, 53 fasilitas kesehatan, dan 33 fasilitas ekonomi juga semakin terbuka.
Dari sisi mobilitas, keberadaan jembatan mampu menghemat waktu tempuh masyarakat rata-rata 50–60 menit. Akses yang lebih baik turut memperlancar pelayanan kesehatan, kegiatan pendidikan, distribusi logistik, serta mobilitas hasil pertanian, perkebunan, dan perikanan menuju pasar.
Usai peresmian, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan sembako secara simbolis, pemotongan pita, foto bersama, dan doorstop. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan lancar.
Jembatan Garuda menjadi bagian dari upaya menghadirkan akses yang lebih aman dan cepat bagi masyarakat, sekaligus membuka peluang ekonomi dan memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. []rls