
Dalam pelaksanaan program, Yayasan SIKLUS akan berkoordinasi dengan DLHK Kota Pekanbaru dan sejumlah Lembaga Pengelola Sampah (LPS).
Sementara itu, Kepala Perwakilan PUM Netherlands di Indonesia, Elvira, mengatakan pihaknya menyambut baik kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan di Pekanbaru.
Menurutnya, pengelolaan sampah yang berkelanjutan membutuhkan kerja sama lintas sektor. Setiap pihak memiliki peran, kebutuhan dan potensi yang dapat saling melengkapi.
Melalui forum tersebut, para pemangku kepentingan diharapkan dapat menemukan titik temu untuk membangun kerja sama yang lebih konkret, termasuk dalam mengembangkan sampah menjadi sumber daya yang memiliki nilai tambah.
Dengan pendekatan tersebut, pengelolaan sampah di Pekanbaru diharapkan tidak berhenti pada persoalan pengumpulan dan pembuangan, tetapi berkembang menjadi sistem yang mampu menciptakan peluang usaha, nilai ekonomi, sekaligus manfaat lingkungan.