
Proses penguatan dan penggalian potensi desa juga dipandu Tim Pendamping Desa, Hidrotunnisa, M.Sc. dan Dr. Intan Soraya, M.M. Tim pendamping merupakan fasilitator yang ditunjuk dari Universitas Jenderal Soedirman dan Universitas Bengkulu.
Mereka mengatakan, pendampingan telah dilakukan sejak Senin hingga Jumat (21/8/2026), terutama dalam membantu pihak desa mengunggah berbagai tugas yang sebelumnya telah dikerjakan melalui aplikasi Desa BRILian.
“Kami mendampingi dalam meng-upload tugas-tugas yang telah dikerjakan sebelumnya oleh pihak Desa Lubuk Ogong melalui aplikasi dan melakukan pendampingan tentang apa saja yang perlu diperbaiki atau ditambahkan,” ujarnya.
Ia mengapresiasi kerja sama pihak desa selama proses pendampingan. Menurutnya, koordinasi yang baik antara tim pendamping dan pemerintah desa membuat seluruh tahapan dapat berjalan dengan lancar.
Saat ini, pendampingan difokuskan pada pengembangan Desa Lubuk Ogong sebagai Desa Pertanian. Meski demikian, tim pendamping melihat masih banyak potensi lain yang dapat digali dan dikembangkan ke depannya.