
Dalam operasi tersebut, PT Arara Abadi mengerahkan delapan regu dengan total 85 personel yang terdiri atas Regu Pemadam Kebakaran (RPK) dan karyawan untuk mendukung pemadaman di empat lokasi.
Dukungan dari udara juga dilakukan dengan mengoperasikan dua helikopter water bombing berkapasitas hingga 5.000 liter pada masing-masing bucket. Helikopter digunakan untuk membantu penanganan pada titik-titik yang sulit dijangkau, sementara tim darat melakukan pemadaman, penyisiran, dan pendinginan.
Di sejumlah lokasi dengan keterbatasan sumber air, tim juga menggunakan tangki penampung air atau Poldatank berkapasitas sekitar 5.600 liter untuk mendukung operasi pemadaman.
Penanganan di lapangan dilakukan bersama Pemerintah Provinsi Riau, Satgas Karhutla Riau, Satgas Udara Provinsi Riau, TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api, serta masyarakat setempat.
Sebelumnya, tim PT Arara Abadi juga terlibat dalam membantu penanganan karhutla di Desa Mengkapan, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak.