
Kapoksahli Kodam XIX/TT Brigjen TNI M. Yahya mengatakan, penyuluhan merupakan bagian penting dalam memperkuat upaya pencegahan Karhutla, khususnya melalui peningkatan kesadaran masyarakat.
“Kita harus memastikan kesiapan satuan secara menyeluruh. Penyuluhan ini bukan sekadar memberikan informasi, tetapi bagaimana masyarakat memahami bahaya Karhutla dan ikut berperan aktif dalam mencegah terjadinya kebakaran,” tegasnya.
Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi salah satu aspek penting dalam upaya pencegahan Karhutla. Karena itu, edukasi yang diberikan diharapkan mampu mendorong masyarakat memahami dampak kebakaran sekaligus berperan dalam mencegah terjadinya kebakaran sejak dini.
Program penyuluhan tersebut menjadi bagian dari langkah TNI AD melalui Kodam XIX/Tuanku Tambusai untuk memperkuat edukasi dan kesadaran masyarakat sekaligus membangun sinergi dalam pencegahan Karhutla di wilayah Riau.
Dengan koordinasi yang telah dilakukan, satuan jajaran Kodam XIX/TT diharapkan mampu melaksanakan kegiatan penyuluhan secara tertib, efektif dan tepat sasaran.