
RENGAT (Riauoke.com) — Pertamina EP Lirik, bagian dari Pertamina Subholding Upstream Regional 1 Zona 1 (PHR Zona 1), terus memperkuat garis pertahanan dalam mengantisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu). Langkah mitigasi ini diwujudkan dengan membangun kesiapsiagaan berbasis masyarakat hingga tingkat desa.
Guna memantapkan strategi tersebut, Pertamina EP Lirik menggandeng Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI) menggelar Sosialisasi Mitigasi dan Penanganan Karhutla bagi seluruh kepala desa dan perwakilan masyarakat se-Kecamatan Lirik pada Kamis (10/9/2026).
Pjs Field Manager Pertamina EP Lirik, M. Ridho, menegaskan bahwa penanganan karhutla tidak bisa diampu oleh satu instansi saja, melainkan membutuhkan sinergi kolektif mengingat dampaknya yang amat luas terhadap lingkungan dan perekonomian.
"Masyarakat merupakan garda terdepan yang paling dekat dengan wilayah rawan. Dengan pembekalan wawasan deteksi dini dan mekanisme pelaporan yang cepat dari Tim Penyuluh Mabes TNI, kita berharap potensi kebakaran dapat direspons sebelum membesar," ujar M. Ridho, Selasa (15/9/2026).
Ridho menambahkan, kegiatan ini bertujuan menjadikan Kecamatan Lirik sebagai percontohan kawasan tanggap karhutla yang mengedepankan pola pencegahan ketimbang sekadar pemadaman saat api sudah muncul.