
TERATAK BULUH (Riauoke.com) — Kesadaran akan pentingnya penanganan darurat saat beraktivitas fisik terus didorong di tingkat desa. Guna mencegah risiko cedera yang makin parah akibat penanganan yang salah, tim Projek Kepemimpinan menggelar kegiatan edukasi dan sosialisasi pertolongan pertama bagi masyarakat Desa Teratak Buluh, Sabtu (12/09/2026) .
Kegiatan yang berlangsung interaktif ini memadukan penyampaian teori, diskusi, hingga simulasi langsung penanganan cedera di lapangan.
Penanganan Cepat dan Tepat Cegah Risiko Fatal
Ketua Tim Projek Kepemimpinan menegaskan bahwa aktivitas fisik dan olahraga yang menjadi bagian dari rutinitas harian warga selalu memiliki risiko cedera. Sayangnya, pemahaman dasar masyarakat terkait langkah awal medis (first aid) dinilai masih perlu ditingkatkan.
"Cedera dapat terjadi kapan saja. Melalui sosialisasi ini, kami ingin membekali warga dengan keterampilan dasar agar mampu memberikan pertolongan awal yang tepat, aman, dan tidak memperburuk kondisi korban sebelum mendapat penanganan medis lanjutan," ujarnya saat membuka acara.