
ROMA (Riauoke.com) — Suasana hening dan penuh haru menyelimuti kawasan Vatikan dan pusat kota Roma. Sekitar 100 imam dan pastor Katolik yang berasal dari delapan negara menggelar aksi pawai damai sembari membentangkan kain kafan putih berisi daftar nama puluhan ribu anak-anak Gaza yang gugur akibat serangan militer Israel.
Aksi solidaritas moral yang digalang oleh para rohaniwan Gereja Katolik ini merupakan bagian dari gerakan Priests Against Genocide (Imam Melawan Genosida). Mereka melangkah dari kawasan St. Peter’s Square menuju pusat kota Roma guna menuntut penghentian kekerasan serta genosida yang terus berlangsung di Palestina.
Dalam pawai tersebut, para imam berjalan dengan langkah perlahan sembari mengumandangkan doa-doa perdamaian. Bentangan kain kafan putih yang dipenuhi tulisan tangan nama-nama anak Gaza menjadi simbol duka mendalam sekaligus pengingat nyata bagi dunia atas besarnya tragedi kemanusiaan yang terjadi di wilayah kantong terisolasi tersebut.
Pemilihan lintasan pawai hingga ke pusat Kota Roma dilakukan secara sengaja oleh panitia penyelenggara. Langkah ini diambil untuk mengaitkan seruan perdamaian Gereja dengan penolakan keras terhadap industri serta perdagangan senjata global yang dinilai ikut melanggengkan konflik bersenjata di berbagai belahan dunia.
Di antara ratusan peserta yang hadir dalam aksi kemanusiaan tersebut, tampak pula Suster Geneviève Jeanningros, seorang biarawati asal Prancis yang dikenal luas oleh publik internasional atas dedikasinya pada gerakan kemanusiaan dan keadilan sosial.