×
HOME / Internasional
Dari Aceh dan Banten ke Roma:
Dua petani perempuan Indonesia dinobatkan sebagai 100 Pahlawan Perempuan FAO
Jumat, 16 Oktober 2026 | 18:05:00 WIB
Editor : admin | Penulis : rls
Direktur Jenderal FAO memberikan penghargaan FAO 100 Women Heroes kepada petani perempuan dan pengolah talas Beneng Rulyantina dari Banten, Indonesia, dalam World Food Forum di Roma, Italia, pada Kamis (15/10). Kredit foto: FAO

“Saya ingin membantu perempuan, terutama ibu rumah tangga di lingkungan saya, untuk memperoleh penghasilan sendiri tanpa harus pergi jauh dari rumah untuk bekerja. Dengan mengolah tanaman lokal, seperti talas Beneng, menjadi produk yang bernilai jual, kita dapat menciptakan lapangan kerja dan peluang usaha di lingkungan kita sendiri. Hal ini memberikan kesempatan bagi perempuan untuk menjadi lebih mandiri secara finansial sekaligus mendukung keluarga mereka,” ujar Rulyantina.

Rulyantina berharap upayanya dapat menginspirasi pemerintah daerah untuk mengoptimalkan potensi komoditas lokal mereka dengan memberikan akses pelatihan, permodalan, teknologi, dan pasar bagi para petani perempuan.

Ia menambahkan, “Pengalaman perempuan di lapangan harus dipertimbangkan saat merancang program agar benar-benar selaras dengan kebutuhan petani. Saya yakin, dengan akses, peluang, dan dukungan yang memadai, perempuan dapat mengembangkan usaha pertanian mereka secara lebih mandiri dan berkelanjutan. Dengan demikian, manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh keluarga mereka, tetapi juga oleh masyarakat luas dan perekonomian daerah.”

Baca :

Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian Suwandi mengapresiasi pengakuan FAO terhadap dua petani perempuan Indonesia, utamanya setelah melalui proses seleksi yang ketat dengan nominasi dari 131 negara.

“Pencapaian mereka menunjukkan bagaimana inovasi dan penambahan nilai dapat membuka potensi komoditas pertanian lokal. Kementerian Pertanian tetap berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan petani, memperkuat partisipasi perempuan dalam agribisnis, serta memperluas akses terhadap teknologi dan pasar guna memajukan pembangunan ekonomi perdesaan dan mewujudkan kemandirian pangan Indonesia,” ujar Suwandi.


Pilihan Editor
Berita Lainnya
hukum
DPO Narkoba Bersama Teman Pria Ditangkap Reskrim Polsek Mandau
Jumat, 16 Oktober 2026 | 21:52:00 WIB
sosial
Rektor UIR Dukung Penuh Pelaksanaan Seminar dan UKW JMSI Riau
Jumat, 16 Oktober 2026 | 20:31:00 WIB
internasional
Dua petani perempuan Indonesia dinobatkan sebagai 100 Pahlawan Perempuan FAO
Jumat, 16 Oktober 2026 | 18:05:00 WIB
Ekonomi
Nasional
Gambar Artikel
Baznas Riau Disematkan Predikat Baznas Provinsi Terbaik 2026
Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:10:00 WIB
Internasional
Travelling
Daerah