×
HOME / Nasional
UNESCO Luncurkan Panduan Keluarga Berbahasa Indonesia untuk Dampingi Anak di Era Digital 
Jumat, 30 Oktober 2026 | 11:50:21 WIB
Editor : admin | Penulis : rls
Caption: peluncuran panduan keluarga berbahasa Indonesia untuk dampingi anak di era digital Credit: unesco

JAKARTA (Riauoke.com)- Di tengah semakin dekatnya kehidupan anak-anak dengan teknologi digital, UNESCO meluncurkan edisi bahasa Indonesia dari Tumbuh di Dunia yang Terhubung: Panduan Keluarga untuk Era Digital ( Growing Up in a Connected World: A Family Guide for the Digital Age ). Panduan ini hadir untuk membantu orang tua dan pengasuh memahami pengalaman digital anak-anak sekaligus mendampingi mereka menghadapi berbagai peluang dan tantangan di dunia maya. Bahasa Indonesia merupakan versi bahasa keempat dari panduan ini, setelah bahasa Inggris, Prancis, dan Spanyol, dan akan segera tersedia secara daring untuk publik.

Panduan tersebut menyajikan berbagai tips praktis yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari mengatur waktu penggunaan layar, menjaga keamanan dan privasi saat berinternet, mengenali informasi palsu atau menyesatkan, hingga menggunakan media sosial dan kecerdasan artifisial (AI) secara bijak dan bertanggung jawab. Selain itu, panduan ini mendorong terbangunnya komunikasi yang terbuka antara orang tua dan anak agar keluarga dapat bersama-sama membangun kebiasaan digital yang sehat.

" Anak-anak dan remaja saat ini semakin mengandalkan platform digital untuk mencari informasi, belajar, dan mengekspresikan diri. Mereka tidak seharusnya menghadapi ruang digital tersebut sendirian. Orang tua dan pengasuh memiliki peran penting untuk membantu mereka berpikir kritis terhadap informasi yang ditemui di dunia maya serta membuat keputusan yang bijak dalam menggunakan teknologi digital, " kata Maki Katsuno-Hayashikawa, Direktur dan Perwakilan Kantor Regional UNESCO di Jakarta.

Baca :

 Fadli Zon, Menteri Kebudayaan Republik Indonesia dan Ketua Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO (KNIU), menyambut baik peluncuran panduan ini sebagai langkah penting dalam memperkuat peran keluarga dalam mendampingi anak-anak di ruang digital. 

“ Keluarga adalah lingkungan utama tempat anak-anak belajar nilai-nilai dan tanggung jawab. Orang tua harus hadir sebagai pembimbing dan mentor karena anak yang berpikir kritis dan terinformasi dengan baik akan lebih siap menghadapi disinformasi dan misinformasi. Oleh karena itu, penguatan literasi media dan informasi sangatlah penting. Pemerintah juga telah menerapkannya dalam PP TUNAS, yang memastikan pembatasan penggunaan media sosial bagi anak-anak di bawah usia 17 tahun. ”
 
Peluncuran edisi bahasa Indonesia ini dilakukan bersamaan dengan rangkaian Diskusi dan Lokakarya Nasional bertajuk Promosi Literasi Media dan Informasi melalui Pendidikan, yang diselenggarakan untuk memperingati Pekan Literasi Media dan Informasi (MIL) Global 2026. 


Pilihan Editor
Berita Lainnya
pelalawan
Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam Keragaman
Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:19:00 WIB
ekonomi
PPN Sumbagut Laksanakan Penguatan Pasokan di Pulau Bengkalis
Jumat, 30 Oktober 2026 | 10:32:00 WIB
Ekonomi
Nasional
Internasional
Travelling
Daerah
Gambar Artikel
Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam...
Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:19:00 WIB