Jakarta (riauoke.com) -Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) telah memetakan lokasi rawan terjadinya penyelundupan pakaian bekas, yang paling banyak diimpor dari Malaysia. Dari beberapa temuan kasus yang ada, wilayah di sepanjang Sumatera Timur adalah lokasi paling rawan tindakakan penyelundupan pakaian .