Â
Bupati Alfedri secar khusus juga memberikan penghormatan dan ucapan terimakasih kepada para pembalap dari 11 tim peserta dari dalam dan luar negeri, yang telah menunjukkan komitmennya sejak awal untuk menyelesaikan Tour de Siak sampai akhir, sebagai bentuk dukungan dan support bagi pelaksanaan iven sport tourism itu.
“Apresiasi yang luar biasa kepada riders dan oficial, semangat juang mereka yang mantap dan komitmen untuk mensukseskan Tour de Siak 2019 sampai akhir, menjadi energi kita untuk menyelesaikan iven ini. Saya ajak kita semua untuk memberikan standing applause bagi para riders dari 11 tim peserta dari 16 negara peserta†ajak Alfedri, yang diikuti audiens yang hadir dengan berdiri dan bertepuk tangan sebagai bentuk penghormatan. Standing Applause itu berbalas, para riders dan ofisial tampak berdiri membalas tepukan audiens.
Tour de Siak kata Alfedri, merupakan iven sport tourism sebagai bentuk investasi dan strategi berpromosi Kabupaten Siak ke negara luar, bukan semata sebagai biaya produksi maupun publikasi. Sebab berkaca dari daerah lain kata dia, membangun pariwisata tanpa iven rasanya hampir mustahil dan akan sangat sulit dilakukan.

Untuk itu ia juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh jajaran panitia baik dari UCI, PB ISSI, Race Director dan Commisaire, lintas OPD Pemkab Siak, Polres Siak, Forkompinda, petugas Marshall maupun swasta, masyarakat dan media massa yang telah berpartisipasi mensukseskan kegiatan.
“Harapan kita dengan melaksanakan Iven Tour de Siak, seiring semakin dikenalnya Siak dengan segala pariwisata dan budayanya, semakin banyak kunjungan ke Siak, sehingga meningkatkan ketahanan serta menggerakkan ekonomi masyarakat kita lewat ekraf dan UMKM. Hal serupa juga dilakukan Banyuwangi dengan Tour de Ijen sebagai satu dari 87 iven pariwisata disana, demikian juga di Belitung ada 60 iven pariwisata,†jelasnya.