Ibu balita yang mengikuti edukasi stunting sangat berantusias dan memahami setiap materi yang diberikan, dibuktikan dengan peserta banyak yang bertanya dan menyampaikan pengalaman sehari-harinya dalam memberikan MP-ASI.
Pengabdi menjelaskan bahan dan alat serta prosedur kerja pembuatan MPASI Kue Bangkit berbahan dasar lokal ubi jalar ungu. Evaluasi dilakukan setelah kegiatan pengabdian masyarakat selesai dengan hasil 90% ibu balita paham dengan bagaimana membuat MP-ASI berbahan dasar produk lokal yang bisa di manfaatkan di rumah.
“Dengan mengkonsumsi dan membuat MP-ASI dari bahan pangan lokal diharapkan dapat menambah variasi MPASI pada ibu bayi dan kader,†ucap Imelda.
Dari hasil evaluasi kegiatan pengabdian masyarakat ini, masyarakat atau ibu-ibu bayi tidak bingung lagi dalam membuat menu makan untuk balitanya. Diharapkan setelah pengabdian ini, ibu-ibu bayi dan kader dapat memanfaatkan pangan lokal yang ada untuk MPASI pada bayinya, tutupnya.