×
HOME / Pendidikan
Perkemahan GALAKSI Kwaran Bandar Seikijang 2025 Ditiadakan, Ditunda Awal 2026
Senin, 8 Desember 2025 | 09:11:41 WIB
Editor : admin | Penulis : admin

Bandar Seikijang, Riuaoke.com — Perkemahan Gelar Keterampilan dan Lomba Kreasi (GALAKSI) Kwartir Ranting (Kwaran) Bandar Seikijang tahun 2025 resmi ditiadakan. Keputusan ini diambil melalui rapat bersama unsur pimpinan kecamatan (Upika), pemuka adat, Korwil Pendidikan, majelis guru, Dinas Kesehatan, dan Damkar se-Kecamatan Bandar Seikijang. Rapat berlangsung pada Senin, 8 Desember 2025, di Kantor Korwil Pendidikan Kecamatan Bandar Seikijang.

Rapat dihadiri Camat Bandar Seikijang H. Yasri Budu, S.Pd., M.M.; Kapolsek Bandar Seikijang Iptu Bambang Saputra; Datuk Batin Kerinci Suranto Gandra; Korwil Pendidikan Misroji, M.Pd.; perwakilan Dinas Kesehatan; kepala sekolah SD dan SMP; serta para kepala desa, termasuk Kepala Desa Simpang Beringin Taharuddin Ibrahim dan Kepala Puskesmas Rawat Inap Kota Bunga, dr. Siti Andan Dewi.

Ketua Kwaran Bandar Seikijang, Misroji, M.Pd., dalam sambutannya menjelaskan bahwa rencana kegiatan GALAKSI sebenarnya sudah tertuang dalam program kerja Gerakan Pramuka Kwartir Ranting Bandar Seikijang 0411.012 tahun 2025. Rapat ini merupakan pertemuan kedua, dengan rencana awal bahwa perkemahan akan digelar pada Kamis mendatang. “Kami mengundang kakak-kakak semua untuk membahas kesiapan GALAKSI. Namun melihat perkembangan situasi, kita harus bermusyawarah kembali,” ujarnya.

Baca :

Camat Bandar Seikijang H. Yasri Budu, S.Pd., M.M., memberikan arahan dengan mengacu pada kondisi cuaca ekstrem yang melanda Riau sejak awal Desember 2025. Berdasarkan laporan BMKG, Provinsi Riau berada dalam status siaga darurat hingga 30 Januari 2026. Pemerintah pusat telah mengeluarkan instruksi kepada gubernur, diteruskan kepada bupati dan camat untuk mengurangi seluruh kegiatan luar ruangan selama periode tersebut.

Camat menegaskan bahwa kondisi angin kencang, hujan lebat, dan potensi angin puting beliung dapat membahayakan peserta perkemahan. “Di sekitar kantor camat banyak pepohonan besar. Kalau tumbang dan menimpa anak-anak, siapa yang bertanggung jawab? Secara pribadi saya tidak memberikan izin. Sumatra sedang berduka, lebih baik kita fokus pada donasi untuk saudara kita di Aceh, Sumut, dan Sumbar,” tegasnya.


Pilihan Editor
Berita Lainnya
internasional
Asia Dorong Produksi Akuatik ke Rekor Tertinggi
Rabu, 17 Juni 2026 | 15:20:00 WIB
Ekonomi
Nasional
Gambar Artikel
12 BUMN Jadi First Movers Tempat Kerja Ramah Keluarga
Kamis, 21 Mei 2026 | 18:35:00 WIB
Internasional
Gambar Artikel
Asia Dorong Produksi Akuatik ke Rekor Tertinggi
Rabu, 17 Juni 2026 | 15:20:00 WIB
Travelling
Daerah
Gambar Artikel
Warga Desak PT Era Sawita Bertanggung...
Kamis, 21 Mei 2026 | 15:06:00 WIB