Pagaran tapah (Riauoke.com) Ribuan masyarakat adat di Desa Pagaran Tapah, Kecamatan Pagaran Tapah Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu, menggelar aksi penyampaian pernyataan sikap kepada PTPN IV Regional III, Senin (16/2/2026).
Warga mulai berkumpul sejak pukul 09.00 WIB di Kantor Desa Pagaran Tapah, sebelum berjalan kaki menuju Parit Busuk yang berbatasan langsung dengan areal perkebunan Kebun Sei Rokan. Aksi berlangsung tertib dengan pengawalan aparat keamanan.
Dalam pernyataan yang dibacakan bersama, masyarakat adat menyampaikan sejumlah tuntutan, di antaranya mendesak perusahaan merealisasikan kewajiban 20 persen lahan plasma, yang menurut mereka belum pernah diterima sejak operasional perkebunan berjalan.
Selain itu, masyarakat juga meminta pengembalian tanah ulayat yang mereka klaim sebagai wilayah adat, guna mendukung kesejahteraan dan keberlangsungan hidup sekitar 800 kepala keluarga yang bergantung pada lahan tersebut.
Tokoh masyarakat setempat, Irmansyah, menyebutkan bahwa aksi diikuti sekitar 1.200 hingga 1.500 orang. Ia menegaskan perjuangan masyarakat akan terus dilakukan hingga tuntutan mendapat perhatian pemerintah pusat, termasuk Presiden Prabowo Subianto.