
Puncak acara diisi dengan tausiah oleh Al-Ustadz Delfizar Halil, S.H.I. Dalam uraiannya, beliau menekankan bahwa Al-Qur'an diturunkan ke dalam dada (sudur) manusia sebagai obat mujarab bagi jiwa yang sedang kurang sehat. Beliau menjelaskan bahwa bulan Ramadan adalah bulan istimewa di mana kitab-kitab suci seperti Taurat, Injil, hingga Al-Qur'an diturunkan.
"Al-Qur'an diturunkan secara berangsur-angsur kepada Nabi Muhammad SAW sebagai pedoman dan obat bagi manusia. Ada lima hak Al-Qur'an, salah satunya adalah untuk dibaca satu juz satu hari," jelasnya. Beliau juga mengajak para orang tua memastikan anak-anak mereka bisa membaca Al-Qur'an. "Mari kita bersama-sama membaca Al-Qur'an; jika lancar lanjutkan, jika tidak lancar mari kita belajar bersama agar cahaya wahyu ini tetap hidup dalam diri kita," tutup sang Ustadz.[]srt