
Jagung yang Dipanen, Harapan yang Ditanam
Panen raya ini berakhir sekitar pukul 10.15 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. Namun lebih dari itu, panen ini meninggalkan pesan yang jauh lebih besar: bahwa ketahanan pangan harus dibangun dari desa, dari lahan, dari tangan-tangan masyarakat yang mau bekerja, dan dari pemimpin yang benar-benar turun ke lapangan.
Keberhasilan panen jagung sebanyak 4 ton ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam memperkuat ketahanan pangan daerah, sekaligus mendukung target besar swasembada pangan nasional tahun 2026.
Sebab pada akhirnya, bangsa yang kuat bukan hanya bangsa yang aman, tetapi juga bangsa yang mampu memberi makan rakyatnya sendiri.[]spr