Indonesia–PBB Dukung Akses Pembiayaan dan Teknologi Pertanian Ketahanan Iklim bagi Petani Kecil
Caption: Dari kiri ke kanan: Kepala Perwakilan UNDP di Indonesia Sara Ferrer Olivella, Perwakilan FAO di Indonesia dan Timor-Leste Rajendra Aryal, Kepala Perwakilan PBB di Indonesia Gita Sabharwal, Deputi Bidang Pangan, Sumber Daya Alam, dan Lingkungan Hidup Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Leonardo A. A. Teguh Sambodo, Duta Besar Irlandia untuk Indonesia dan ASEAN Sharon Lennon, dan On-Granting Mechanism Specialist Bayu Rahmawan dalam peluncuran program bersama 'Leveraging Finance to Scale Up Climate-Resilient Food Systems' pada hari Kamis (9/4) di Gedung Bappenas, Jakarta. (UN/Medina Basaib)
“Sektor pertanian menerima porsi pembiayaan iklim yang amat rendah, dan melalui program bersama ini kami berharap dapat membuka lebih banyak investasi dari berbagai pemangku kepentingan untuk petani kecil, perempuan, dan anak muda,” ujar Rajendra Aryal, Perwakilan FAO di Indonesia dan Timor-Leste.
Program ini didukung oleh Joint SDG Fund bekerja sama dengan UN Food Systems Coordination Hub, dan kontribusi dari Uni Eropa, serta Pemerintah Belgia, Denmark, Jerman, Irlandia, Italia, Luksemburg, Monako, Belanda, Norwegia, Polandia, Portugal, Republik Korea, Arab Saudi, Spanyol, Swedia, dan Swiss.[]rls