×
HOME / Ekonomi
Harga Sembako Mulai Mencekik,
Disperindag Rohul Turun Tangan Gelar Pasar Murah untuk Ringankan Beban Warga
Selasa, 19 Mei 2026 | 18:59:00 WIB
Editor : | Penulis : spr


Plt Kepala Disperindag Rohul, Sugesti M.Si menegaskan, kenaikan harga sembako saat ini tidak bisa dianggap sepele. Berdasarkan hasil pemantauan pihaknya, lonjakan harga dipicu oleh beberapa faktor, mulai dari cuaca yang memengaruhi hasil panen hingga dugaan ulah spekulan yang bermain dengan menimbun barang demi meraup keuntungan besar di tengah kesulitan rakyat.


“Kalau kondisi ini dibiarkan, masyarakat kecil yang paling merasakan dampaknya. Karena itu pemerintah hadir melalui pasar murah agar warga tetap bisa membeli kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” tegas Sugesti.


Menurutnya, selisih harga barang di pasar murah dibanding harga eceran cukup terasa bagi masyarakat. Harga beras misalnya, dijual sekitar Rp7.300 per kilogram, sedangkan di pasaran sudah menembus Rp8 ribu per kilogram. Begitu juga minyak goreng dan gula pasir yang dijual lebih murah dibanding harga normal pasar.

Baca :


Antusiasme masyarakat Bangun Purba pun begitu tinggi. Hanya dalam waktu sekitar dua jam, seluruh stok sembako yang disediakan langsung habis diserbu warga. Kondisi itu menjadi bukti nyata bahwa masyarakat memang sedang membutuhkan intervensi pemerintah di tengah tekanan ekonomi dan naiknya harga kebutuhan sehari-hari.
“Kami sangat bersyukur melihat antusias masyarakat. Ke depan, insyaallah jumlah dan jenis bahan pokok yang dijual akan kami tambah agar lebih banyak warga yang terbantu,” ujar Sugesti.


Pasar murah ini menjadi secercah harapan bagi masyarakat kecil yang kini harus berjuang menghadapi mahalnya kebutuhan hidup. Di saat harga-harga terus naik, kehadiran pemerintah melalui langkah nyata seperti ini menjadi bukti bahwa jeritan rakyat tidak dibiarkan begitu saja.[]spr


Pilihan Editor
Berita Lainnya
Ekonomi
Nasional
Internasional
Travelling
Daerah