
Menurutnya, keberadaan rekening dan kartu ATM sangat membantu, terutama untuk kebutuhan anaknya yang bersekolah jauh dari rumah.
“Anak saya sekolah di Tarempa, jadi lebih mudah kalau mau kirim uang atau ambil kebutuhan,” ujarnya, Jumat (22/5/2026)
Namun pekerjaan sebagai penyapu jalan saja belum cukup memenuhi kebutuhan sehari-hari. Karena itu, Karmila menerima jasa angkut air bersih untuk warga desa.
Menggunakan gerobak dorong berisi jeriken air minum, ia berjalan dari pelabuhan menuju rumah-rumah warga yang memesan air bersih. Pekerjaan itu dilakoninya hampir setiap hari selepas menyelesaikan tugas membersihkan jalan desa.
Dari pekerjaan tambahan tersebut, Karmila bisa memperoleh sekitar Rp10 ribu per hari. Dalam sebulan, penghasilannya bisa mencapai Rp300 ribu, bahkan kadang hingga Rp700 ribu jika permintaan sedang banyak.