×
HOME / Hukum
Teguh Santosa: Media Punya Kekuatan Besar Redam Konflik dan Kedepankan Narasi Perdamaian 
Rabu, 15 Juli 2026 | 10:58:00 WIB
Editor : hakim | Penulis : rls

Ia mengingatkan, meskipun menyediakan perangkat analisis data yang canggih, teknologi AI ini juga berisiko mengaburkan perspektif regional yang unik akibat algoritma yang kerap diprogram dengan standar yang berpusat pada nilai-nilai tertentu. Oleh karena itu, ia menyerukan agar narasi Asia harus dikurasi secara proaktif.

Teguh menekankan urgensi untuk menyematkan etika AI, nuansa nilai-nilai budaya lokal, serta realitas pembangunan regional ke dalam sistem digital yang membentuk persepsi publik. Dengan cara ini, Asia dapat memastikan bahwa teknologi tidak mengikis identitas unik kawasan dalam arus informasi global.

Lebih lanjut, ia menegaskan peran media sebagai jembatan narasi positif di tengah disrupsi informasi saat ini. Dengan memanfaatkan AI secara bertanggung jawab, ia meyakini bahwa kearifan masa lalu yang diwakili oleh semangat persaudaraan Laksamana Cheng Ho tetap akan relevan dalam era algoritma.

Baca :

Prioritas Kolaborasi

Teguh menyoroti beberapa isu fundamental yang harus menjadi prioritas dalam kolaborasi media, yakni pembangunan nasional dan regional, kemitraan masyarakat sipil, keberlanjutan lingkungan dan ekonomi hijau, serta stabilitas kawasan.


Pilihan Editor
Berita Lainnya
ekonomi
Harpelnas 2026, BRK Syariah Sudirman Beri Kejutan Nasabah
Jumat, 4 September 2026 | 14:41:00 WIB
Ekonomi
Gambar Artikel
Harpelnas 2026, BRK Syariah Sudirman Beri Kejutan Nasabah
Jumat, 4 September 2026 | 14:41:00 WIB
Gambar Artikel
PGN Siap Salurkan Gas Bumi ke 3 UMKM di Pelalawan
Kamis, 3 September 2026 | 18:04:00 WIB
Nasional
Internasional
Gambar Artikel
Asia Dorong Produksi Akuatik ke Rekor Tertinggi
Rabu, 17 Juni 2026 | 15:20:00 WIB
Travelling
Daerah