
Ia juga menegaskan bahwa keterbatasan fiskal tidak boleh menjadi alasan untuk mengurangi tanggung jawab pemerintah terhadap masyarakat.
“Yang belum tertib, kita tertibkan. Yang belum optimal, kita benahi. Yang menjadi hak Riau, terus kita perjuangkan,” tegasnya.
Selain Pangdam XIX/Tuanku Tambusai, upacara tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Provinsi Riau, Kapolda Riau, Kajati Riau, Danrem 031/Wira Bima, Danlanud Roesmin Nurjadin, Kabinda Riau, Danlanal Dumai, Kepala Kanwil Kemenag Riau, Sekda Provinsi Riau, para bupati dan wali kota se-Provinsi Riau, serta sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat.
Rangkaian upacara meliputi penghormatan kepada lambang Provinsi Riau, pembacaan visi dan misi Provinsi Riau 2025–2029, amanat inspektur upacara, dan doa.
Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif.[]rls