
Bambang mengatakan konsep booth PalmCo dirancang untuk menunjukkan keterkaitan antara teknologi, kemitraan petani, dan pemberdayaan masyarakat dalam membangun industri sawit yang berkelanjutan.
“Keberlanjutan tidak hanya mengenai lingkungan, tetapi juga bagaimana teknologi dimanfaatkan untuk meningkatkan efisiensi, petani memperoleh manfaat melalui kemitraan, dan masyarakat sekitar ikut tumbuh bersama perusahaan,” ujarnya.
Melalui keikutsertaannya dalam SIEXPO 2026, PTPN IV PalmCo berharap masyarakat semakin memahami perkembangan industri sawit Indonesia yang kini bergerak menuju pengelolaan modern, berbasis digital, ramah lingkungan, dan memberikan nilai tambah bagi petani serta pelaku usaha.[]rls