
Namun, dari pengalaman pahit itu pula lahir sebuah pesan penting: kesalahan masa lalu tidak harus menjadi akhir dari kehidupan. Selama ada kemauan untuk berubah, jalan kembali tetap terbuka.
Polsek Kepenuhan menjadikan keterlibatan para binaan sebagai bagian dari proses pembinaan sekaligus pendekatan edukatif kepada masyarakat.
Kapolsek Kepenuhan menegaskan bahwa perang terhadap narkoba tidak cukup hanya mengandalkan penindakan. Pencegahan, pembinaan dan edukasi harus berjalan bersama dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat.
Pengalaman nyata orang-orang yang pernah terjerumus diharapkan mampu menjadi cermin bagi masyarakat. Apa yang mereka alami hari ini diharapkan tidak kembali dialami generasi berikutnya.
Jangan tunggu kehilangan masa depan untuk menyadari betapa berbahayanya narkoba.
Saat ini, keempat binaan Polsek Kepenuhan tersebut juga mengikuti kegiatan Suluk/Majelis Zikir Tarekat Naqsyabandiyah di Kota Tengah selama 10 hari sebagai bagian dari proses pembinaan dan penguatan mental serta spiritual.