
“MTQ bukan masalah pertandingan. Yang paling penting adalah bagaimana kita menghargai perjuangan yang sudah dilakukan untuk berlatih hingga akhirnya bisa mengikuti kegiatan hari ini,” pesannya kepada para peserta.
Suhdi juga menyampaikan empat hal penting yang perlu dimiliki generasi muda untuk meraih kesuksesan, yakni karakter, ilmu pengetahuan, teknologi, serta resilience atau ketangguhan.
Ia mengajak para peserta mulai menentukan mimpi dan tujuan sejak dini, kemudian mengiringinya dengan usaha dan ketekunan.
“Ketika besar nanti ingin menjadi apa? Tentukan mimpinya, tentukan tujuannya, kemudian lakukan ikhtiar untuk mewujudkannya,” ujarnya.
Ia turut membagikan inspirasi dari perjalanan salah satu co-founder RGE yang, menurutnya, memulai perjalanan menuju keberhasilan dengan sebuah mimpi, kemudian menetapkan tujuan dan terus berusaha untuk mewujudkannya.
Pesan tersebut diharapkan dapat memotivasi peserta untuk terus mengembangkan potensi diri, tidak hanya dalam bidang keagamaan, tetapi juga pendidikan, teknologi, kepemimpinan, serta berbagai bidang kehidupan lainnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pelalawan yang diwakili Kepala Subbagian Tata Usaha, Dr. H. Sudur, S.Fil.I., M.Pd., mengapresiasi penyelenggaraan MTQ oleh IMRA yang telah memasuki tahun kedua.