
PEKANBARU (Riauoke.com)– PT Bumi Siak Pusako (BSP) terus memperkuat agenda transformasi perusahaan melalui peningkatan tata kelola, keandalan operasi, ketahanan bisnis, pemanfaatan teknologi serta penguatan kolaborasi lintas fungsi. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan menjaga keberlanjutan operasi sekaligus mendorong peningkatan produksi di Wilayah Kerja Coastal Plains and Pekanbaru (WK CPP).
Komitmen tersebut salah satunya diwujudkan melalui pelaksanaan Workshop Business Continuity Management System (BCMS) yang dilaksanakan di Kantor PT Bumi Siak Pusako, Pekanbaru, 19–21 Agustus 2026.
Kegiatan dibuka secara langsung oleh Direktur PT Bumi Siak Pusako, Robi Junipa, dan diikuti para Manager, PIC dari berbagai fungsi perusahaan, Koordinator BCMS Al Maududi Hadi, serta konsultan yang mendampingi proses penyusunan dan penguatan BCMS PT BSP.
Compliance dan Governance sebagai Fondasi Transformasi
Dalam arahannya, Direktur PT Bumi Siak Pusako Robi Junipa menegaskan bahwa transformasi perusahaan harus dibangun di atas fondasi compliance dan Good Corporate Governance (GCG) yang kuat. Kepatuhan dan tata kelola menjadi landasan agar setiap program perusahaan dapat dilaksanakan secara efektif, terukur, akuntabel, dan berkelanjutan.