
Sementara itu, Kepala Bidang Perbenihan Dinas Perikanan Kabupaten Kampar, Joko Suroso, yang hadir langsung melihat proses pengukuran dan pemilihan bibit Baung menyambut baik program yang dilakukan pihak perusahaan.
Menurutnya, program domestikasi ikan lokal seperti baung dinilai penting karena dapat mengurangi ketergantungan terhadap benih dari alam sekaligus membuka peluang pengembangan komoditas lokal secara lebih terarah.
Ia berharap program ini dpat terus berjalan dengan baik sehingga pada akhirnya akan mendapatkan benih ikan Baung Unggulan Khas Kampar yang tersertifikasi dan menjadi IKON tersendiri bagi daerah ini.
Dijelaskannya, sektor perikanan memang mendapat perhatian penuh dari Pemkab Kampar, apalagi Kampar merupakan salah satu sentra perikanan di Indonesia.
"Kita berharap kerja sama yang baik ini tidak hanya berhenti sampai di sini. Ke depan kita bisa bekerja sama untuk pengembangan benih ikan jenis lain yang juga merupakan ikan endemik Kampar," harapnya. *