
Cerita itu seakan membuka kembali lembaran lama. Sekolah bukan lagi sekadar bangunan, melainkan tempat yang menyimpan cerita tentang persahabatan, guru, pelajaran, kenakalan masa remaja hingga cita-cita yang dahulu dibicarakan di bangku sekolah.
Hardinsyah dalam kesempatan tersebut mengajak para alumni untuk terus menjaga hubungan baik.
Menurut dia, silaturahim tidak harus diwujudkan melalui sesuatu yang besar. Pertemuan sederhana, percakapan dan senyuman sudah cukup menjadi sarana menghadirkan kebahagiaan.
“Silaturahmi itu menggerakkan mulut dan bibir kita untuk bicara dan tersenyum,” ujarnya.
Acara diawali dengan pembukaan oleh Dra. Sri Yanti sebagai MC, dilanjutkan Shalawat Jibril dan doa yang dipimpin H. Nasrul Agus.
Sebagai bentuk penghargaan, panitia menyerahkan cenderamata kepada Drs. H. Hasan Masri, Isnen Rais dan Miss Am. Cenderamata diserahkan oleh Dr. Nurmawati Syakroni, Apt., M.Sc., Ph.D.
Sementara pesan dan kesan disampaikan dr. T. Afrizal selaku penasihat alumni. Ia mengapresiasi kerja panitia dan seluruh peserta yang telah hadir sehingga reuni dapat berlangsung dengan baik.