
Drone digunakan untuk membantu pemantauan area yang sulit dijangkau petugas dari darat, sehingga titik-titik yang berpotensi kembali terbakar dapat segera diketahui.
Petugas menghadapi sejumlah kendala dalam proses pendinginan. Medan gambut yang kering, akses terbatas, cuaca panas dan angin kencang menjadi tantangan utama dalam penanganan karhutla di lokasi tersebut.
Kondisi itu membuat titik asap berpotensi kembali muncul, terutama menjelang siang ketika suhu meningkat.
Kodim 0313/Kampar terus berkoordinasi dengan Polri, BPBD, Basarnas, pemadam kebakaran, Masyarakat Peduli Api serta perusahaan di sekitar lokasi untuk memperkuat penanganan karhutla.
Pendinginan akan terus dilakukan hingga seluruh area terdampak dipastikan aman dan tidak lagi menunjukkan potensi api kembali menyala.[]rls/hkm