
Sementara itu, Humas PT RLZ, Rendi Valentino, mengatakan pembentukan dan pelatihan MPA merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk ikut menjaga areal konsesi sekaligus desa-desa di sekitar wilayah operasional agar terbebas dari Karhutla.
“Karhutla merupakan musuh kita bersama. Untuk mewujudkannya diperlukan kolaborasi lintas sektor,” kata Rendi.
Karena itu, lanjutnya, perusahaan memilih merangkul masyarakat desa di sekitar wilayah operasional untuk bersama-sama menjaga lingkungan, khususnya menghadapi potensi Karhutla selama periode kemarau panjang.
Pembentukan MPA di Peladangan menambah rangkaian kegiatan serupa yang telah dilakukan PT RLZ. Sebelumnya, perusahaan juga menggelar pelatihan dan pembentukan MPA di Desa Pucuk Rantau dan Muara Petai pada 28 Agustus 2026.
Dengan keterlibatan langsung masyarakat, upaya pencegahan Karhutla diharapkan tidak hanya bergantung pada petugas pemadam, tetapi menjadi tanggung jawab bersama sejak tingkat desa.