
SIAK (Riauoke.com) — Keterbatasan dan efisiensi anggaran daerah tak surutkan langkah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak di bawah kepemimpinan Bupati Dr. Afni Z, M.Si dan Wakil Bupati Syamsurizal dalam menjawab kebutuhan masyarakat. Lewat skema kolaborasi bersama Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) III Kementerian PU dan dana Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan, program pencucian anak-anak sungai se-Kabupaten Siak resmi dimulai.
Langkah strategis ini menjadi angin segar bagi masyarakat di wilayah pesisir Siak yang telah mendambakan pembenahan fungsi sungai selama puluhan tahun.
Solusi Cegah Banjir dan Bangkitkan Ekonomi Nelayan
Bupati Siak, Dr. Afni Z, M.Si, saat meninjau langsung lokasi pengerjaan di Kecamatan Sungai Apit pada Senin (21/9/2026), menegaskan pentingnya pengembalian fungsi alami sungai guna mencegah luapan air saat curah hujan tinggi sekaligus membangkitkan mata pencaharian warga.
"Seperti Sungai Mengkapan, info dari Bapak Penghulu dulunya jadi sumber penghidupan nelayan. Namun akibat pendangkalan, sungai tak bisa lagi dilewati, ikan hilang, dan kerap memicu banjir. Alhamdulillah, berkat dukungan BWSS III Kementerian PU, kita mulai pencucian sungai bertahap dari Mengkapan," ujar Afni.