Pekanbaru (riauoke.com) – Suasana penuh haru menyelimuti Mapolda Riau saat berlangsungnya upacara pemberian medali penghargaan dari Kapolri kepada mendiang Reno, seekor anjing pelacak dari Unit K-9. Reno merupakan anggota unit satwa yang dinyatakan gugur saat menjalankan tugas mulia dalam misi kemanusiaan di Agam, Sumatera Barat.
Kehadiran para personel kepolisian dan tamu undangan dalam upacara ini menjadi bentuk penghormatan tertinggi atas jasa-jasa yang telah diberikan oleh sang anjing pelacak.
Penghargaan yang diberikan berupa medali Vira Satya Manava Raksaka Pasu, sebuah tanda kehormatan yang merupakan bentuk pengakuan tulus negara atas dedikasi makhluk hidup yang luar biasa dalam membantu tugas kepolisian. Medali ini menjadi simbol bahwa pengabdian tidak hanya datang dari manusia, tetapi juga dari satwa-satwa terlatih yang mempertaruhkan nyawa demi keamanan dan misi kemanusiaan di lapangan.
Dalam amanatnya, Karowatpres Polri menyampaikan pesan yang sangat menyentuh hati para peserta upacara mengenai sosok Reno selama bertugas. Ia menekankan bahwa Reno bekerja tanpa pernah mengenal pamrih, tidak pernah memikirkan pangkat, ataupun mengejar gelar pahlawan. Fokus utamanya hanyalah satu, yaitu menjalankan instruksi dan menuntaskan tugas yang diberikan dengan penuh loyalitas hingga titik darah penghabisan.
Mendiang Reno dikenal sebagai anggota Unit K-9 yang sangat berdedikasi dan memiliki rekam jejak yang gemilang dalam berbagai operasi kepolisian. Kematian Reno saat menjalankan misi di Agam meninggalkan duka mendalam bagi rekan-rekan kerjanya di kepolisian, terutama para pawang yang setiap hari berinteraksi dan melatihnya. Loyalitas yang ditunjukkan Reno menjadi standar tinggi bagi nilai-nilai pengabdian di lingkungan korps Bhayangkara.
Bagi institusi Polri, pemberian medali ini bukan sekadar seremoni formalitas, melainkan sebuah pelajaran berharga bagi seluruh personel kepolisian dan masyarakat umum tentang arti pengabdian yang murni. Kisah Reno mengingatkan semua pihak bahwa dedikasi sejati adalah melakukan yang terbaik dalam setiap tanggung jawab yang diemban tanpa mengharapkan imbalan atau pengakuan publik.
Upacara di Mapolda Riau ini ditutup dengan suasana khidmat sebagai tanda pelepasan sang pahlawan Unit K-9 menuju tempat peristirahatan terakhirnya. Meski fisiknya telah tiada, semangat dan loyalitas Reno diharapkan akan terus menginspirasi para personel kepolisian dalam menjalankan tugas-tugas kemanusiaan di masa depan. Pengabdian tanpa pamrih Reno kini abadi dalam catatan sejarah Unit Satwa K-9 Polri. []ris






































































































































