Kolaborasi lintas stakeholders ini, menunjukkan bahwa tanggung jawab sosial dan lingkungan tidak terbatas pada operasi migas. Semua pihak terkait berupaya membangun kemandirian ekonomi masyarakat, memberdayakan masyarakat, dan menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. Wisata susur sungai dan memancing yang ramah lingkungan diharapkan menjadi magnet bagi wisatawan, sekaligus mendorong masyarakat untuk menjaga kebersihan Sungai Batang Mandau sebagai sumber penghidupan dan mata pencaharian.
“Kami berharap program yang diberikan ini berdampak positif untuk mendorong kemajuan bagi masyarakat dan daerah. Sehingga membawa manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat di sekitar wilayah operasi PHR,†kata Manager Community Involvement & Development, Iwan Ridwan Faizal.