
Rokan Hulu (Riauoke.com) Langkah kaki aparat kepolisian yang memecah kesunyian malam di Desa Ujung Batu Timur, Selasa (15/04/2026), bukan sekadar patroli rutin. Ia adalah genderang perang terhadap racun yang perlahan menghisap masa depan generasi muda di Rokan Hulu.
Dalam operasi skala besar tersebut, Polsek Ujung Batu mengungkap kenyataan pahit yang menyesakkan dada. Tiga nyawa yang seharusnya menjadi pilar masa depan bangsa, justru ditemukan sedang berkubang dalam pekatnya dunia narkotika.
Dapur yang Tak Lagi Mengepulkan Aroma Makanan
Kecurigaan petugas memuncak saat menyisir sebuah rumah yang dihuni sekumpulan anak muda. Bukannya aroma masakan yang tercium dari arah dapur, melainkan aroma kehancuran. Dua remaja, A (19) dan M (19), tertangkap basah mencoba menghilangkan jejak saat petugas mendekat.
Di sudut dapur itu, polisi menemukan "alat penghisap maut" alias bong. Sebuah pengakuan jujur namun menyakitkan meluncur dari bibir mereka: barang haram tersebut digunakan bersama seorang wanita berinisial H (22).
Ibu Rumah Tangga di Pusaran Pengedar
Yang lebih memilukan, sosok H bukanlah sekadar pengguna. Di usianya yang masih sangat muda, wanita yang menyandang status *Ibu Rumah Tangga (IRT) ini diduga kuat berperan sebagai pengedar.