
Dengan demikian, hingga kini, sudah lima Balon Rektor yang mendaftar. Sebelumnya, Rabu (7/5), Prof Dr Jimmi Copriady (Dekan FKIP) sudah mendaftarkan diri, disusul Dr Mexsasai Indra SH MH (Wakil Rektor Bidang Akademik), keesokan harinya. Esok, Selasa (11/5), Prof Dr Nofrizal SPi MSi (Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Perikanan dan Kelautan), dikabarkan juga akan mendaftarkan diri.
Prof Dr Jimmi Copriady, saat mendaftar, didampingi belasan pendukungnya dari berbagai fakultas, termasuk mantan Dekan FKIP Dr Isjoni. Sementara Dr Mexsasai Indra SH MH saat mendaftar, didampingi para pendukung, antara lain Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Yuana Nurulita SSi MSi PhD, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Prof Dr Hermandra MA.
Kelima Balon, dalam pernyataannya kepada wartawan, mengaku sudah punya resep untuk memajukan Unri ke depan, jika terpilih. Tapi jadwal pemilihan Rektor masih cukup jauh. Semua berkas pendaftar akan diverifikasi dulu oleh panitia pada 13 Mei, dilanjutkan dengan rapat Senat Unri pada 17 bulan berikutnya dengan agenda persetujuan Balon. Setelah itu, akan dilakukan Penyaringan Calon Rektor berupa penyampaian Visi, Misi dan Program di depan Rapat senat Unri dan Utusan Kemendiktisaintek. Sementara pemungutan suara Senat Unri dan Utusan Mendiktisaintek akan dilakukan 8 Agustus 2026.
Berdasarkan ketentuan yang disosialisasikan Panitia Pemilihan, pemilihan berlangsung dalam dua putaran. Putaran pertama, pemungutan suara akan dilakukan oleh 66 anggota Senat Unri. Pada tahap ini, jumlah Balon Rektor yang bertarung minimal empat orang. Senat Unri akan memilih hingga diperoleh tiga Calon Rektor dengan suara terbanyak.
Selanjutnya, pada putaran kedua, ke-66 anggota Senat Unri bersama utusan Mendiktisaintek akan memilih untuk memperoleh satu Calon Rektor dengan suara terbanyak.