
SIAK (Riauoke.com)- Sejak menjadi kader Posyandu pada 2019, Nur Halimah terus belajar untuk mendampingi masyarakat di Kampung Lubuk Dalam, Kabupaten Siak. Sebagai Ketua Posyandu Kamboja 10, ia membantu orang tua memantau tumbuh kembang anak sekaligus memahami kebutuhan kesehatan dan gizi.
Menurut Nur, peran Posyandu kini semakin luas, tidak hanya berfokus pada balita tetapi juga mencakup berbagai kelompok usia. Perubahan tersebut sejalan dengan penerapan Integrasi Layanan Primer (ILP), yang membuat kader perlu terus memperbarui pengetahuan dan keterampilannya.
Penguatan kapasitas kader juga menjadi bagian dari program Community Development (CD) PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) di bidang kesehatan. Dukungan diberikan melalui pelatihan, edukasi kesehatan dan gizi, serta penyediaan peralatan Posyandu sesuai kebutuhan.
Head of CD RAPP Ferdinand Leohansen Simatupang mengatakan peningkatan kemampuan kader penting karena mereka menjadi salah satu penghubung terdekat antara layanan kesehatan dan masyarakat.
“Dengan pembekalan yang diberikan, kader diharapkan dapat memberikan pendampingan yang lebih baik kepada keluarga, sehingga informasi kesehatan yang diterima masyarakat diterapkan sesuai kebutuhan,” jelas Leo.