Jakarta (riauoke.com)– Cina berencana menulis ulang Bible dan Quran agar sesuai dengan nilai-nilai sosialisme. Nantinya, edisi baru tidak boleh mengandung konten apapun yang bertentangan dengan ideologi Partai Komunis. Teks yang dianggap bermasalah akan diganti atau diterjemahkan ulang. Demikian dikutip dari kiblat.net.
Meski tidak menyebut Bible dan Quran secara spesifik, namun partai tersebut menyerukan ‘evaluasi komprehensif terhadap agama yang ada’ dengan menyasar konten yang dinilai tidak sesuai dengan kemajuan zaman.