Bangkinang (riauoke.com) Beberapa waktu belakangan, hampir di semua lini UMKM Kampar mengalami berbagai keluhan. Ini muncul setelah beberapa inisiator pemerhati UMKM daerah turun ke lapangan dan melihat langsung bagaimana situasi dan kondisinya.
Â
Dari beberapa informasi yang dikumpulkan, walapun telah dilakukan beberapa pelatihan, workshop dan semisalnya, rata–rata keluhan terbesar yang dialami pelaku UMKM tersebut hampir sama, yaitu sulitnya menemukan pasar yang terukur dan berkelanjutan. Bahkan lebih mirisnya lagi, ada beberapa pelaku UMKM Kampar yang justru merasa produk yang mereka bangun hanya sebagai simbolisasi keberhasilan produk unggulan UMKM daerah saja atau hanya menjadi pajangan seremonial di event–event expo, pameran dan lain sebagainya.
Melihat fenomena ini, beberapa pelaku dan pegiat kewirausahan daerah melakukan sebuah terobosan, dimana ide dan gagasan tersebut dituangkan dalam sebuah kelembagaan perusahaan dengan legalitas resmi bernama PT. Semoga Laris Jaya di bawah kepemimpinan direktur utama Muhammad Hapiz, SE.
Â