Pekanbaru- riauoke.com-Program Sosialisasi Haji dan Umrah (SHU) terus mempromosikan layanan perjalanan ibadah yang dinilai semakin terjangkau bagi masyarakat. Lembaga yang mengantongi legalitas AHU 0010181.AH.0107 Tahun 2023 itu menegaskan komitmennya menghadirkan perjalanan umrah yang aman, transparan, dan sesuai regulasi.
Dalam rangkaian sosialisasi terbarunya, SHU memperkenalkan paket umrah berdurasi 11 hari dengan rute keberangkatan langsung dari Pekanbaru menuju Madinah. Jamaah diterbangkan menggunakan Malaysia Airlines melalui rute Pekanbaru–Kuala Lumpur–Madinah yang ditempuh sekitar delapan jam, tanpa transit berkepanjangan yang kerap menguras stamina.
SHU juga menyiapkan skema kepulangan yang dinilai memudahkan jamaah. Setibanya di tanah air, rombongan akan diinapkan semalam sebelum mengikuti city tour, lalu diterbangkan kembali ke Pekanbaru keesokan harinya. Pola ini dianggap memberikan waktu pemulihan setelah menempuh perjalanan jauh dari Arab Saudi.
Salah satu keunggulan utama program ini adalah pola pembayaran yang fleksibel. Dengan uang muka Rp10 juta, jamaah sudah dapat diberangkatkan umrah, sementara sisa biaya diperbolehkan dicicil hingga tiga tahun. Skema ini menjadi daya tarik utama bagi masyarakat yang membutuhkan opsi pembiayaan jangka panjang.
Untuk fasilitas akomodasi, SHU menawarkan hotel yang disesuaikan dengan paket pilihan jamaah. Di Madinah, jamaah ditempatkan di Taqwa Manazel Hotel atau setaraf yang berlokasi dekat Masjid Nabawi. Sedangkan di Makkah, jamaah menginap di Snood Ajyad Hotel atau hotel sekelas dengan akses memadai menuju Masjidil Haram.