
PAYAKUMBUH (riauoke.com) – Kota Payakumbuh, Sumatera Barat, terus mempertegas posisinya sebagai destinasi wisata unggulan. Selain ikon populer seperti Lembah Harau—yang kini semakin dikenal dengan kehadiran pesantren CBS dan cottage estetiknya—serta kemegahan Kelok Sembilan dan kesegaran Batang Tabik, kini muncul tren wisata kuliner pinggiran kota yang menawarkan suasana alami.
Salah satu yang paling memikat adalah pengalaman makan di tengah hamparan sawah. Bagi wisatawan yang datang dari arah Pekanbaru, cukup berbelok ke kiri saat tiba di Pasar Payakumbuh. Perjalanan sejauh kurang lebih 4 km akan menyuguhkan pemandangan hijau persawahan masyarakat yang menyejukkan mata.
Daya tarik utama dari Kedai Nasi Tengah Sawah ini adalah lokasinya yang sangat strategis secara visual. Sambil menunggu pesanan datang, pengunjung disuguhi hamparan tanaman padi dan jagung yang luas. Di kejauhan, Gunung Sago berdiri gagah dengan warna hijaunya yang menawan, menciptakan latar belakang foto yang sempurna.
Suasana di angkringan ini seringkali disandingkan dengan hawa dingin Kota Bukittinggi. Pengunjung bisa duduk bersila (lesehan) sambil menikmati angin sepoi-sepoi. Uniknya, tepat di bawah angkringan, terdapat kolam-kolam berisi ikan mas dan nila yang siap menyambut sisa makanan yang dilemparkan pengunjung.
Tak hanya menang di pemandangan, menu yang ditawarkan pun benar-benar menggugah selera nusantara. Beberapa menu andalan yang wajib dicoba antara lain: