
Hermansyah juga mengklaim para pekerja perusahaan mengalami intimidasi saat berada di lokasi kebun. Akibatnya, sebagian pekerja memilih meninggalkan areal kerja karena merasa tidak aman.
Selain itu, TBS yang telah dipanen oleh pekerja perusahaan disebut ikut diambil oleh kelompok yang dilaporkan."Seluruh bukti yang kami miliki sudah diserahkan kepada penyidik Polres Indragiri Hulu. Saat beraksi mereka juga diduga membawa senjata tajam. Bahkan TBS hasil panen pekerja perusahaan ikut diambil," kata Hermansyah.
Menurut dia, perusahaan berharap aparat penegak hukum segera mengambil langkah tegas agar aktivitas operasional di kebun dapat kembali berjalan normal serta memberikan kepastian hukum bagi seluruh pihak.
Sementara itu, Kapolres Indragiri Hulu melalui Aiptu Misran SH sebelumnya membenarkan adanya laporan dugaan penjarahan TBS di areal kebun yang dikelola PT Pancawaskita Bumi Riau Mandiri sebagai mitra Agrinas Palma Nusantara.
"Benar, laporan tersebut sedang ditangani. Saat ini penyidik masih melakukan penyelidikan. Intinya, proses hukum atas laporan tersebut sedang berjalan," ujar Misran pada Senin (29/6/2026).Hingga berita ini ditulis, belum diperoleh keterangan maupun