
BANDAR LAKSAMANA (Riauoke.com)- PT SPM (Sakato Pratama Makmur) berkomitmen melaksanakan Program Rehabilitasi Kawasan Konservasi Pascakebakaran dengan menamam 58.100 batang bibit tanaman hutan pada areal konservasi yang terdampak kebakaran konservasi perusahaan pada hari Kamis, 30 Juli 2026 di Dusun Air Raja Kecamatan Bandar Laksamana, Kabupaten Bengkalis. Ini disampaikan oleh Direktur PT SPM Bagyo Raharjo kepada Media (Kamis, 30 Juli 20226) disela-sela kegiatan penanaman.
“Perusahaan berkomitmen dalam memulihkan fungsi ekologis kawasan konservasi, menjaga keanekaragaman hayati, meningkatkan tutupan vegetasi, memperbaiki kualitas lingkungan, serta memperkuat upaya mitigasi perubahan iklim melalui peningkatan serapan karbon.”
Kegiatan ini selain dihadiri oleh Direktur PT SPM Bagyo Raharjo juga dihadiri oleh Camat Bandar Laksamana diwakili Bagian Pemerintahan Muhammad Faizal. S.Sos, M.Si , Kapolsek Bukit Batu Kompol Ali Imran SH, perwakilan Koramil, KPH Bengkalis, Polhut, perangkat desa, tokoh masyarakat, Relawan dan Mahasiswa, mitra perusahaan, serta jajaran manajemen dan karyawan PT Sakato Pratama Makmur. Kehadiran berbagai pemangku kepentingan tersebut mencerminkan semangat kolaborasi dalam menjaga kelestarian lingkungan sebagai tanggung jawab bersama.
Rehabilitasi Berbasis Pemulihan Ekosistem
Program rehabilitasi ini dilaksanakan melalui penanaman 58.100 batang bibit dengan komposisi berbagai jenis tanaman hutan yang memiliki nilai ekologis tinggi dan sesuai dengan karakteristik kawasan gambut serta hutan dataran rendah di Kabupaten Bengkalis, diantaranya yaitu:Meranti (Shorea spp), Jelutung (Dyera polyphylla), Geronggang (Cratoxylum arborescens), Pulai Rawa (Alstonia pneumathopora), Tampui (Baccauurea macrocarpa), Balam (Palaqium burchii), Pasir-pasir (Ilex Pleiobrachiata), Kelat (Eugenia-sp), Kelumpang (Sterculia foetida), Geronggang (Cratoxylum arborescents)