
Mengusung tema “Satu Bendera, Satu Bangsa”, kegiatan itu melibatkan berbagai unsur masyarakat, mulai dari pemerintah desa, tokoh masyarakat, pihak sekolah hingga kalangan pemuda.
Persiapan pembentangan bendera dilakukan selama sekitar satu bulan. Dhedek mengapresiasi seluruh pihak yang telah bergotong royong hingga kegiatan tersebut dapat terlaksana.
“Bukan cuma soal panjangnya bendera, tapi tentang panjangnya semangat kebersamaan masyarakat Sungai Gantang dalam merayakan kemerdekaan,” katanya.
Ia berharap semangat kebersamaan tersebut dapat terus dipelihara dan menjadi modal untuk mendorong kemajuan desa, baik dalam bidang ekonomi maupun pelayanan kepada masyarakat.
“Semoga perekonomian semakin membaik, penyelenggaraan pemerintahan semakin lancar, dan tentunya kami dapat terus mendampingi masyarakat,” pungkasnya.[]hkm