
Meski menghadapi berbagai kendala, operasi pemadaman tetap dilakukan secara terpadu. Setiap unsur mengerahkan kemampuan dan sumber daya yang dimiliki untuk mengendalikan api sekaligus melakukan pencegahan agar kebakaran tidak meluas.
Kawasan SM Kerumutan sendiri merupakan wilayah konservasi yang memiliki nilai penting bagi kelestarian ekosistem. Karena itu, pengendalian karhutla di kawasan tersebut tidak hanya berkaitan dengan penanganan bencana, tetapi juga upaya menjaga keberlangsungan habitat dan lingkungan.
Kodam XIX/Tuanku Tambusai menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pemerintah daerah dalam penanggulangan karhutla, khususnya di kawasan yang memiliki nilai konservasi.
Sinergi TNI, Polri, Manggala Agni, BPBD dan unsur terkait menjadi kekuatan penting dalam menghadapi kebakaran yang terjadi di SM Kerumutan.
Dengan kondisi kebakaran yang masih dalam penanganan, tim gabungan terus melakukan pemadaman dan pengendalian di lapangan. Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan api tidak kembali meluas dan kawasan konservasi SM Kerumutan dapat terlindungi dari dampak karhutla yang lebih besar.[]rls/hkm