
KAMPAR — Karisma Event Nusantara (KEN) Festival Subayang 2026 digelar di Desa Gema, Kecamatan Kampar Kiri Hulu, Kabupaten Kampar, pada Jumat (28/8/2026) hingga Minggu (30/8/2026). Agenda wisata ini hasil kolaborasi pemerintah bersama masyarakat setempat, sebagai langkah konkrit menggerakkan ekonomi warga sekaligus menjaga kelestarian lingkungan di kawasan benteng hutan terakhir Riau.
Perhelatan pariwisata berbasis kawasan suaka tersebut menyajikan perpaduan atraksi budaya, kemah alam terbuka. Selain itu, ada kompetisi memanah ikan monster, hingga edukasi ekologis di sepanjang tepi aliran Sungainya Subayang yang jernih.
Kawasan perhelatan ini berjarak sekitar 90 hingga 100 kilometer atau dua jam perjalanan darat dari Kota Pekanbaru dengan daya tarik utama lanskap perbukitan hijau dan bentangan hamparan camping ground tepi sungai. Di area hulu sungai tersebut membentang Suaka Margasatwa Bukit Rimbang Baling yang kini menjadi benteng perlindungan terakhir bagi keanekaragaman hayati Riau, termasuk habitat fauna terancam punah seperti harimau sumatra, tapir, dan siamang.
Rangkaian acara diawali dengan pemusatan kegiatan berkemah di tepian sungai, pelatihan batik tulis serta teknik eco-print, hingga lokakarya tata rias bagi warga lokal. Suasana malam dilanjutkan dengan pertunjukan Tari Dance Sampore, lantunan lagu daerah, tari kreasi Melayu, api unggun di pulau tengah sungai, serta penganugerahan Subayang 2026.